Pembangunan Gedung MPP Berau Dimulai, Ditarget Rampung 2027
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) dirancang menjadi pusat layanan terpadu yang mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi pemerintahan maupun layanan publik lainnya.
Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
memastikan bakal terus menggenjot
pembangunan MPP di Jalan Raja Alam 2, tak jauh dari Bandara Kalimarau dalam
waktu dekat ini.
Menurut penjelasan
Diah, Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda sekaligus PPK
P3BJK PUPR Berau, pembangunan tahun ini masih berfokus pada pekerjaan struktur
bangunan.
“Untuk tahap awal ini
kita hanya membangun struktur, yakni lantai satu, lantai dua, lantai tiga, dan
atap. Dinding, listrik, hingga instalasi lainnya belum bisa kita kerjakan
karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Adapun tambahnya
,pemasangan dinding maupun lapisan pelindung belum dilakukan agar tidak
menimbulkan risiko kerusakan akibat kelembaban. Anggaran tahun ini bahkan belum
mencakup separuh kebutuhan proyek.
“Jadi untuk tetap
berjalannya pembangunan kita kerjakan dulu yang bisa, terutama strukturnya.
Untuk pintu, jendela, hingga listrik, kita tunda sampai anggaran tersedia,”
tambahnya.
Pembangunan MPP Berau
telah dimulai sejak 17 Juli dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember ,
dengan total waktu pengerjaan 168 hari. Jika sesuai rencana, gedung ini
diproyeksikan bisa difungsikan pada 2027, meski kelanjutannya tetap bergantung
pada ketersediaan anggaran di tahun-tahun mendatang.
MPP direncanakan
memiliki tiga lantai dengan fungsi berbeda. Lantai satu dan dua akan digunakan
sebagai ruang tenant layanan publik, seperti perizinan, perbankan, hingga
Kantor Urusan Agama (KUA). Sementara lantai tiga difokuskan untuk ruang kantor.
“Penempatan tenant akan dikoordinasikan dengan Dinas Perizinan selaku pengelola. Nantinya, layanan yang ada di MPP lama akan dipindahkan ke sini dengan jumlah tenant lebih banyak,” jelas Diah.
Dengan keberadaan MPP
di lokasi strategis dekat bandara, pemerintah daerah berharap akses masyarakat
terhadap layanan publik menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien, sejalan
dengan konsep pelayanan satu pintu yang kini banyak diterapkan di kota-kota lain
di Indonesia. (sep/FN)